Jumat, 02 Oktober 2015

Mengulas 48 Hukum Kekuasaan

Ilustrasi Penguasa

Manusia adalah mahluk politik yang selalu memiliki intuisi untuk lebih berkuasa dari yang lain. Kekuasaan tersebut tidak hanya dipahami sebagai kekuasaan dalam bidang ketatanegaraan (kekuasaan politik).

Tetapi kekuasaan yang melintasi berbagai aspek kehidupan manusia; kekuasaan yang selalu muncul ketika manusia dalam ruang lebih dari seorang diri; dan kekuasaan sepanjang sejarah peradaban manusia.

Seorang penulis terkemuka bernama Robert Greene menulis buku yang berjudul 48 HUKUM KEKUASAAN (judul aslinya The 48 Laws of Power). Di Indonesia buku ini diterbitkan oleh penerbit Karisma Publishing Group.

Seluruh rumusan yang terangkum dalam 48 Hukum Kekuasaan yang ditulis Robert Greene merupakan hasil penelusuran yang cukup panjang.

Penelusuran dimulai dari kebijaksanaan dari tokoh-tokoh hebat pada masa lalu lintas benua. Baik yang tercatat oleh sejarah ataupun dari cerita turun-temurun suku pribumi di afrika.

Semua kebijaksanaan disarikan dari Zaman keemasan Yunani, Masa Renaissance di Benua Eropa, hingga kebijaksanaan dari Budaya Timur China, Jepang, India dan kebudayaan lainnya. Tak hanya itu, bahkan Robert Greene dalam buku ini mengulas keteladanan para binatang bagi kita.

Dalam kesempatan ini, saya pandang penting untuk mengulas 48 hukum kekuasaan tersebut. Dari 48 hukum kekuasaan ini akan digunakan untuk menguji konteks kekuasaan dewasa ini. Dengan demikian 48 hukum kekuasaan tulisan Robert Greene akan lebih mimiliki nilai kekinian.

Inilah hasil pembahasan saya tentang 48 hukum kekuasaan :



(Klik Salah Satu Judul Untuk Membaca Hasil Ulasan)

  1. Jangan pernah terlihat lebih baik dari atasan anda
  2. Jangan pernah terlalu mempercayai teman, tetapi pelajarilah cara memanfaatkan musuh
  3. Sembunyikan niat anda
  4. Senantiasa bicara lebih sedikit dari yang diperlukan
  5. Begitu banyak hal bergantung dari reputasi, jagalah reputasi dengan nyawa anda
  6. Carilah perhatian berapapun harga yang harus dibayar
  7. Mintalah orang lain bekerja keras bagi anda, tetapi senantiasalah menerima pujian atas kerja keras mereka
  8. Usahakan agar orang lain mendatangi anda, pergunakan umpan bila perlu
  9. Raihlah kemenangan lewat tindakan anda, jangan pernah menang lewat perdebatan
  10. Infeksi : hindarilah orang-orang yang tidak bahagia dan sial
  11. Usahakan orang lain agar tetap tergantung pada anda
  12. Pergunakanlah kejujuran dan kemurahan hati selektif untuk memperdaya korban anda
  13. Saat meminta bantuan, jangan pernah pancing belas kasihan atau rasa syukur mereka
  14. Berperanlah sebagai seorang teman, bekerjalah sebagai mata-mata
  15. Hancurkanlah musuh anda secara total
  16. Pergunakanlah ketidakhadiran anda untuk meningkatkan respek dan penghormatan
  17. Usahakan agar orang lain selalu merasakan terror : kembangkan aura tak bias ditebak
  18. Jangan bangun benteng untuk lindungi diri sendiri, isolasi adalah sesuatu yang berbahaya
  19. Ketahuilah siapa yang anda hadapi, jangan singgung perasaan orang yang salah
  20. Jangan berkomitmen pada siapapun
  21. Berpura-puralah menjadi orang yang tolol untuk mrnangkap orang yang yang tolol, berilah kesan anda lebih bodoh dari sasaran anda.
  22. Manfaatkanlah taktik untuk menyerah : ubah kelemahan menjadi kekuatan
  23. Himpun kekuatan anda
  24. Berperanlah untuk menjadi penghuni istana yang sempurna
  25. Ciptakanlah kembali diri anda
  26. Jagalah agar kedua tangan anda tetap bersih
  27. Bermainlah dengan kebutuhan orang lain untuk mempercayai sesuatu untuk menciptakan pengikut yang setia
  28. Bertindaklah dengan berani
  29. Buatlah rencana hingga tuntas
  30. Berilah kesan bahwa tampatknnya perstasi anda mudah didapat
  31. Kendalikanlah pilihan-pilihan anda : surulah orang lain memainkan kartu yang anda bagikan
  32. Bermainlah sesuai dengan fantasi orang lain
  33. Ketahuilah kelemahan setiap orang
  34. Jadilah seorang bangsawan dengan cara anda sendiri : Bersikaplah bak seorang raja agar diperlakukan seperti sorang raja
  35. Kuasailah seni memilih waktu yang tepat
  36. Sepelekanlah hal-hal yang tak bias anda milik
  37. Ciptakan tontonan yang memikat
  38. Berpikirlah sesuka anda, tetapi bersikaplah seperti orang lain
  39. Aduk-aduk air untuk menangkap ikan
  40. Bencilah segala hal yang diperoleh secara cuma-cuma
  41. Hindarilah mengambil alih posisi orang yang hebat
  42. Seranglah si gembala, maka domba-dombanya pasti berhamburan
  43. Kenalilah hati dengan pikiran orang lain
  44. Perdaya dan pancing amarah orang lain dengan efek cermin
  45. Sampaikan ceramah tentang kebutuhan untuk berubah , tetapi jangan lakukan reformasi untuk terlalu banyak bidang kehidupan dalam waktu singkat
  46. Jangan pernah terlihat terlalu sempurna
  47. Jangan melebihi sasaran yang telah anda tentukan : dalam hal kemenangan, belajarlah untuk tahu kapan anda harus berhenti
  48. Jadilah seperti uap yang tak berbentuk

Ilustrasi : hellenistic.weebly.com

Comments
0 Comments

Terimakasih telah berkomentar di Blog saya. Setiap kata yang sobat tinggalkan adalah jejak pencerahan peradaban. Jabat erat.
EmoticonEmoticon