Sabtu, 09 Agustus 2014

Memahami Makna Lobi Politik

Ilustrasi tanda sepakat.

Sebelum kita membicarakan praktik lobi politik, ada baiknya kita bahas dulu pengertian lobi. Pengertian dasar ini nantinya digunakan sebagai dasar filosofi praktik lobi politik. Lobi politik tentu sudah dipraktikkan sepanjang peradaban manusia sebagai mahluk politik. Lobi sendiri mengandung beberapa pengertian.

Lobi dalam arti kata benda adalah sebuah ruangan di depan ruangan utama. Ruangan ini berisi meja dan kursi untuk duduk-duduk sambil menunggu masuk ke ruangan utama. Saat kita bertamu ke rumah seseorang misalnya, sebelum tuan rumah keluar, bisanya kita akan duduk di lobi sambil menunggu dipersilahkan masuk oleh tuan rumah. Begitu juga saat kita akan menemui seseorang di hotel, sebelum petugas hotel memanggil tamu hotel di kamar, kita dipersilahkan menungu di ruang lobi.

Lobi dalam arti kata kerja adalah sebuah aktivitas komunikasi yang dilakukan oleh seseorang atau pimpinan organisasi atau institusi tertentu terhadap orang yang memiliki kedudukan penting dalam menentukan keputusan. Keputusan yang dimaksud berkaitan dengan kepentingan yang dilobikan. Tujuan melakukan lobi untuk mempengaruhi keputusan agar menguntungkan pihak pelobi.

Lobi politik berarti sebuah aktivitas komunikasi politik yang dilakukan oleh seorang politisi atau petinggi politik terhadap pemimpin kelompok atau petinggi politik lain untuk mempengaruhi kolompok tersebut menentukan keputusan yang menguntungkan pihak pelobi secara politik.



Mengacu pada pengertian lobi dalam arti kata benda, maka filosofi lobi politik adalah pertemuan yang dilakukan secara tidak resmi. Pertemuan secara resmi tentu dilakukan di ruang utama dengan protokoler yang resmi. Pertemuan resmi juga dilakukan berdasarkan tata cara dan aturan yang telah ditentukan oleh masing-masing organisasi.

Oleh karena sifatnya yang tidak resmi, kegiatan lobi politik memiliki tingkat keluwesan dan keleluasaan yang lebih. Dalam melakukan lobi politik, masing-masing pihak akan melakukan pendekatan secara kekeluargaan. Sebelum melakukan lobi politik, sebaiknya masing-masing pihak mencari data dan informasi secukupnya berkaitan dengan tokoh kunci yang hendak ditemui.

Penguasaan informasi menyangkut lawan komunikasi sangat penting. Disinilah letak seni komunikasi politik. Membuat suasana psikologis lawan bicara menjadi nyaman dan merasa senang adalah poin penting yang tak boleh dilupakan dalam melakukan lobi politik. Contohnya, pelobi menanyakan kabar anaknya tokoh yang ditemui yang sedang melanjutkan kuliah di luar negeri. Nama anaknya pun disebutkan secara jelas.

Pembicaraan awal lobi politik lebih banyak berisi keadaan pribadi masing-masing pihak. Misalnya saling menanyakan kondisi kesehatan, kabar keluarga, kesenangan dan lain-lain. Perlahan-lahan pembicaraan bergeser pada keadaan organisasi masing-masing. Kemudian pembicaraa inti akan menjurus pada kepentingan masing-masing.

Dalam melakukan lobi politik, tawar-menawar politik tentu tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, sebelum melakukan lobi politik, maka persiapkan senjumlah tawaran kepada pihak yang akan ditemui. Komunikasi politik adalah komunikasi untuk menyelaraskan kepentingan politik masing-masing pihak. Selama kepentingan politik masing-masing pihak bisa saling diakomodir, selama itu pula kerjasama politik dapat terjalin dengan baik. [MK]

Ilustrasi : dc.about.com

Comments
0 Comments

Terimakasih telah berkomentar di Blog saya. Setiap kata yang sobat tinggalkan adalah jejak pencerahan peradaban. Jabat erat.
EmoticonEmoticon