Jumat, 01 Februari 2013

JAKARTA UNDERCOVER : Totalitas Sebuah Investigasi

Ilustrasi
Kehidupan kota metropolitan Jakarta menawarkan berbagai macam bentuk kesenangan. Aktivitas kehidupan seakan tak pernah berhenti selama 24 jam membuat penghuninya haus akan suatu hiburan.

Tidak heran bila akhirnya tempat-tempat hiburan tumbuh subur bak jamur di musim hujan. Semuanya disediakan sebagai upaya untuk mengobati jiwa-jiwa yang mulai kerontang, terbakar lahar rutinitas yang sungguh menjemukan.

Tempat hiburan malam seperti kafe, diskotik, klub, karaoke dan tempat hiburan lainya dianggap bagai oase di tengah gurun oleh masyarakat metropolis terutama mereka yang senang menghambur-hamburkan uang demi mendapatkan kesenangan dan kepuasan pribadi.

Moeammar Emka adalah seorang aktivis pers ibu kota yang cukup memiliki ketajaman naluri jurnalis. Ia mampu meneropong celah-celah ketidakwajaran yang terjadi dibalik tabir gelap kehidupan ibu kota. Walhasil, ada yang lain rupanya yang ditawarkan bagi kalangan berduit di Jakarta sebagai wadah pemuasan diri yakni, Sex-industry.

Peminatnya tidak saja bagi kaum pria tetapi juga diminati oleh kaum wanita dari kalangan janda-janda tajir. Liputan tuntas yang dilakukan oleh Emka mulai dari Seks Bulan Madu Pajero Goyang, Melrose Place High Callgirls, Sex Sandwich Sashimi Girls, Service Dobel-tripel Vip Sauna, Lulur Tripel X Salon-salon Eksekutif, Sex Drive-thru Rumah Cinta xxx, Orgy Order Massage Ladies, Nude Ladies Nite Vip Casino, Sex-midnite Gadis-gadis Burespang, Kencan Bule-Bule Impor sampai Private Sex Parties.

Buku setebal 458 halaman dengan 24 tulisan yang dipersiapkan selama enam tahun oleh penulisnya ini, bukanlah sebuah cerita fiksi semata-mata. Namun, fakta yang disajikan diperoleh dari sebuah liputan investigative atau melalui observasi yang mendalam.

Sang penulis dalam melakukan peliputan bertindak layaknya seorang investigator. Bahkan ia melepaskan segala atribut kewartawanannya agar dapat menggali data tanpa harus menimbulkan kecurigaan. Apa yang dilakukan oleh Emka memang sebuah investigasi total dengan melibatkan diri secara totalitas.

Terbukti, dari beberapa tempat hiburan dan sex-industry yang didatanginya, Emka tidak tanggung-tanggung bertidak sebagai konsumen biasa yang memanfaatkan jasa pelayanan plus tersebut.

“ Begitu pintu terkuak, kami yang tanpa sehelai baju pun, hanya bisa ternganga. Astaga! Sebuah pemandangan yang sama sekali tak pernah saya bayangkan sebelumnya. Ratusan pria dan wanita semuanya dalam keadaan telanjang bulat. Musik mengalun deras laksana bunyi hujan di malam hari. Suasana layaknya klub malam, tergambar jelas. Hanya saja, kali ini semua pengunjungnya tanpa busana”, demikian tulis Emka dalam salah satu tulisannya yang berjudul Nude Party Bawah Tanah di bagian awal buku ini.

Dalam penyajian tulisan, Emka acap kali menggunakan kata-kata samaran untuk menyebutkan nama orang atau tempat yang ditemuinya. Untung saja, apa yang ditulis disajikan dalam bentuk buku dimana unsur subyektifitas dipertanggungjawabkan secara individu.

Tidak seperti laporan investigasi yang dimuat di dalam media masa yang harus mentaati kode etik jurnalistik. Sebab setiap data jurnalistik yang disajikan haruslah bersifat Cover Both Side dan setiap melakukan peliputan tidak boleh menyembunyikan identitas kewartawanan.

Judul Buku : JAKARTA UNDERCOVER, Sex ‘n the city; Penulis : Moeammar Emka Desain Sampul : Polydoor; Foto Sampul : Emka & Donz Setiawan; Setting/Lay Out : Sugiyarto el Zuhry; Penerbit : Galang Press Yogyakarta; Tahun Terbit : Cetakan Kesebelas Mei 2003 Jumlah Halaman: 485 + xl Halaman.

Comments
0 Comments

Terimakasih telah berkomentar di Blog saya. Setiap kata yang sobat tinggalkan adalah jejak pencerahan peradaban. Jabat erat.
EmoticonEmoticon