Rabu, 29 Agustus 2012

Prof. Rhenald Kasali Ph. D.

Saya dan peserta Pelatihan bersama Rhenal Kasali
Untuk mengenal sosok Rhenald Kasali dapat dilihat dari perwujudan ide-ide perubahan yang telah dikerjakan. Rhenald mendirikan Rumah Perubahan yang berlokasi di Jalan Raya Hankam, Pondok Jatimurni, Bekasi, Jawa Barat. 

Pada bulan Juli 2010 lalu, saya mendapat undangan sebagai peserta Pelatihan Dynamic Entrepreneur. Laporan berikut adalah oleh-oleh spesial untuk Anda sekalian.

Sepi dan terpencil bukan penghalang untuk melakukan sebuah terobosan. Kampung dan pingiran bukan menjadi pantangan untuk menciptakan kreasi masa depan. Inilah sebuah semangat perubahan yang telah berhembus sejuk sejak kepenatan ekonomi dan ketidakpedulian individu akan lingkungan. Angin sejuk dihembuskan oleh Rhenald Kasali melalui sebuah rumah yang bertajuk Rumah Perubahan.

Dari rumah inilah lahir ide-ide cemerlang yang menawarkan solusi bermanfaat bagi individu, lingkungan dan ekonomi. “Saya sih berpikir, rumah perubahan ini harus dapat menjadi motor penggerak perubahan di Indonesia. Untuk menjadi motor perubahan saya kira kita perlu contoh. Contohnya nggak usah susah-susah. Dari kampung kita aja,” kata Rhenal Kasali.

Rumah perubahan didirikan untuk Indonesia yang lebih baik melalui misi perubahan. Baik melalui level individu, komunitas, organisasi usaha atau sosial dan pemerintah.

“Kalau kita lihat jauh ke depan, banyak hal yang perlu kita perbaiki. Jumlah tanah kita terbatas. Dan kita tidak memiliki semuanya untuk kita kerjakan sendirian. Kalau kita bisa mengerjakannya bersama-sama dengan orang lain, saya kira kita dapat melakukan yang terbaik. Kalau kita lihat tempat ini dulu sebagai tempat pembuangan sampah,” tutur pendiri Yayasan Rumah Perubahan ini, menjelaskan latar belakang tempat yang kini dijadikan Kampus Perubahan.

Aktivitas perubahan masyarakat diawali dengan merubah mainset masyarakat terhadap sampah. Sampah yang selama ini yang menjadi masalah bagi lingkungan, dijadikan alat untuk menggerakkan perubahan. Kegiatan pengolahan sampah di rumah perubahan dilakukan secara terpadu yang megakselerasikan berbagai aktivitas masyarakat dengan kepentingan pemangku kebijakan, serta dilakukan dengan sistematis. Rhenald Kasali menyebeutnya dengan istilah “SIMASTER”, singkatan dari sistem mengolah sampah terpadu.

Dalam merealisasikan Simaster, Rumah perubahan bekerjasama dengan UKM binaan. Jika sampah saja telah berubah menjadi manfaat, maka tidak ada yang tidak mungkin untuk kita melakukan perubahan. Karena perubahan adalah menciptakan dan memperbaiki sesuatu hal yang bertujuan untuk menghasilkan manfaat. Oleh sebab itu Rumah Perubahan melakukan gerakan perubahan dengan cara memperbaiki rumah tidak layak di sekitar rumah perubahan agar menjadi rumah layak huni. Hal ini dimaksudkan agar tercipta keselarasan dan kesetaraan dalam lingkungan kemasayarakatan. Indonesia yang bersih dan sehat akan menjadi warisan generasi bangsa.

Kepedulian Rumah Perubahan pada generasi bangsa juga di bidang kesehatan, yakni melalui program Posyandu. Memahami bahwa Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan terhadap masyarakat, yaitu fungsi utamanya sebagai ujung tombak dalam memberikan pelayanan kesehatan terutama ibu dan anak dalam pelayanan kesehatan yang dilakukan dari dan untuk masyarakat.

Rhenald Kasali School for Entrepreneur
“Persiapan menghadapi masa depan mutlak harus dilakukan jauh-jauh hari. Persiapan tersebut terkait dengan perencanaan keuangan dan perencanaan bisnis yang bisa dijalankan ketika sudah berwirausaha, masih aktif bekerja atau menjalani masa persiapan pensiun,” ungkap Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini saat diwawancarai di sela-sela kesibukannya mengisi materi dalam pelatihan Dynamic Enterepreneur.

Rhenald mengungkapkan bahwa diperlukan pelatihan komprehensif dalam rangka memberikan bekal dan kenyamanan, sehingga mampu mengatur, membuat, dan mengelola perencanaan baik keuangan, bisnis dan kegiatan sosial. Pelatihan ini akan melatih peserta untuk menemukan berbagai ide bisnis berdasarkan potensi diri. Peserta akan diasah dan dibangkitkan menjadi pribadi-pribadi yang memiliki semangat entrepreneur dan daya juang yang tinggi.

Peserta juga dilatih mengelola diri sendiri sehingga tetap hidup dengan penuh motivasi dan keyakinan. Disamping itu melalui pelatihan ini peserta akan memiliki wawasan yang lengkap mengenai kewirausahaan. Pembahasan mengenai bagaimana mengelola keuangan keluarga, bagaimana memilih dan mengelola usaha baru secara baik dan benar, mengenali dan mencari ide-ide usaha bisnis rumahan dengan modal kecil, dan materi kesehatan bagaimana menjaga stamina agar hidup tetap sehat lebih diintensifkan.

Program Dynamic Entrepreneur dilaksanakan di Kampus Rumah Perubahan di areal seluas 2,75 Ha yang dilengkapi dengan fasilitas auditorium 200 orang, kelas-kelas 30 orang, arena outbound, laboratorium/bengkel bisnis rumahan, tempat menginap 60 orang dan cafe.

Terakhir, suami Elisa Kasali ini berpesan, “perubahan belum tentu membawa pembaharuan, tapi tanpa perubahan tidak akan ada pembaharuan, tidak akan ada perubahan. Perubahan itu sulit, tapi memungkinkan. Jangan sekali-kali mengatakan tidak bisa. Kita pasti bisa! Tentu diawali dengan langkah-langkah kecil menuju puncak kesuksesan.” 

Comments
1 Comments

1 komentar so far

Terimakasih telah berkomentar di Blog saya. Setiap kata yang sobat tinggalkan adalah jejak pencerahan peradaban. Jabat erat.
EmoticonEmoticon