Kamis, 05 Juli 2012

Peringatan Hari HAM 10 Desember 2009

Peserta Diskusi
Alase Bali Gelar Mimbar Rakyat

Pada tanggal 10 Desember 2009, Aliansi LSM dan Elemen Masyarakat Sipil Se-Bali (Alase) Bali memperingati Hari HAM dengan menggelar Mimbar Rakyat di halaman kantor PBHI Bali. 

Kilas Balik
Enam puluh satu tahun yang lalu, pada tanggal 10 Desember 1948 Majelis Umum PBB mendeklarasikan Pernyataan Umum yang dikenal dengan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM). Melalui deklarasi tersebut masyarakat dunia bersepakat untuk menghormati HAM berdasarkan prinsip non-diskriminasi, kesetaraan, dan pluralisme.

Deklarasi ini mewajibkan semua orang memajukan penghormatan dan menjamin pelaksanaan HAM yang bersifat universal. Tanggal pendeklarasian DUHAM tersebut kemudian diperingati sebagai Hari Hak Asasi Manusia Se-Dunia.

Peringatan hari HAM menjadi sangat penting bagi kita semua. Tidak sekedar sebagai sebuah prosesi rutinitas belaka. Lebih dari itu peringatan hari HAM harus dipandang sebagai satu momentum untuk meninjau dan mengevaluasi kembali tanggung jawab pemerintah dalam menghormati (to respect), melindungi (to protect), dan memenuhi (to fulfil) dari hak asasi manusia warga negaranya, 3 (tiga) kewajiban pokok (core obligation) dari negara.

Pada tahun 2009 masih banyak terjadi pelanggaran HAM di bidang Sipil Politik (Sipol) maupun bidang Ekonomi, Sosial, dan Budaya (Ekosob). Di bidang Sipol masih terjadi kasus kekerasan, pemerkosaan, penyiksaan, pembunuhan, dan lain-lain. Di bidang Ekosob masih belum terpenuhinya hak dasar masyarakat seperti sandang, pangan, papan yang layak, hak atas kesehatan dan pendidikan yang masih terabaikan. Juga masih sering terjadi perampasan terhadap hak-hak masyarakat adat.

Dibidang lingkungan hidup terjadi pengkebirian hak-hak rakyat atas sumber daya alam. Penguasaan sumber daya alam oleh segelintir orang yang bermodal menyebabkan penderitaan rakyat semakin berlarut-larut. Pengelolaan sumber daya alam secara membabibuta yang berorientasi pada pasar telah menyebabkan kerusakan dan pencemaran lingkungan yang dampaknya harus ditanggung oleh rakyat kecil tak berdosa.

Mimbar Rakyat
Kegiatan Peringatan Hari HAM 10 Desember 2009 ini dikemas dalam bentuk Mimbar Rakyat, di dalamnya terdapat beberapa rangkaian kegiatan berupa: Dialog Publik, Testimoni Korban Pelanggaran HAM, Orasi Politik, Pagelaran Musik Rakyat, dan Pembacaan Puisi.

Saichu Anwar selaku koordinator acara dalam sambutan pembukaan menyampaikan maksud dan tujuan diadakannya kegiatan antara lain: sebagai wadah untuk mengevaluasi kewajiban pemerintah satu tahun terakhir dalam penghormatan, perlindungan dan pemenuhan HAM warga negara; Sebagai wadah untuk melakukan kampanye nilai-nilai HAM; Sebagai bentuk perjuangan melawan penyakit lupa– bahwa deretan kejahatan HAM masa lalu masih sangat panjang menunggu penyelesaian; dan Mengingatkan kembali kita semua bahwa dalam konteks lokal Bali juga terdapat kasus-kasus pelanggaran HAM yang tidak pernah diselesaikan secara serius.

Peserta yang tergabung dalam kegiatan peringatan hari HAM ini terdiri dari berbagai elemen LSM, organisasi Gerakan Mahasiswa dan masyarakat sipil lainnya yang tergabung dalam satu aliansi yang bernama Aliansi LSM dan Elemen Masyarakat Sipil Se-Bali (ALASE) BALI: Walhi-Bali; Yayasan Manikaya Kauci (YMK); YLBHI-LBH Bali; Gerakan Mahasiswa Sosialis (GMS) Bali; Sloka Institut; Komunitas Taman 65 Bali; PBHI Bali; Sahabat Walhi (SAWA) Bali; Indonesian Police Watch (IPW) Bali, BEM Unpas (Universitas Panji Sakti) Singaraja, Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Denpasar, FORTRAN (Forum Transparansi Negara); Ampuh Bali; Solkit (Solidaritas Kita), PMII Denpasar, LMND Bali, Frontier Bali, Masyarakat Korban Pelanggaran HAM dan Elemen Masyarakat Sipil Lainnya.

Perwakilan masing-masing lembaga merekomendasikan untuk terus meningkatkan konsolidasi gerakan masyarakat sipil di Bali dengan cara mengajak kawan-kawan yang belum tergabung dalam aliansi saat ini. Momentum seperti peringatan hari anti korupsi dan peringatan hari HAM menjadi wadah konsolidasi dengan melaksanakan kegiatan secara bersama-sama.

Comments
0 Comments

Terimakasih telah berkomentar di Blog saya. Setiap kata yang sobat tinggalkan adalah jejak pencerahan peradaban. Jabat erat.
EmoticonEmoticon