Minggu, 10 Oktober 2010

Kegemaran Berbuah Rejeki

Salah satu Karya Syam masih dalam proses
Banyak orang menghambur duit demi kegemaran. Bagi Syam, pemilik bengkel Vespa antik, kegemaran justeru menjadi sumber rejeki, sesuatu yang bernilai ekonomis. Baginya, Vespa sudah menajadi bagian hidup.

Bahkan kesayangannya pada skuter keluaran Itali ini sama seperti ia menyayangi keluarga. Tak heran, bila anak ketiganya yang baru lahir beberapa waktu yang lalu ia beri nama Jojo Piogio Ramadanu.Saya akan mengajak Anda menelusuri rekam jejak kreatif pria asal Kudus ini.

Syam telah memendam hasrat memiliki sebuah Vespa antik sejak usia remaja. Hasrat tersebut baru terwujud setelah ia bekerja di Bali tahun 1999. Kala itu, ia masih bekerja sebagai pengawas proyek bangunan.

“Gaji yang pas-pasan waktu itu saya sisihkan untuk beli sebuah Vespa. Karena duit belum cukup juga, ahkirnya saya bayar kredit sama teman,” kata bapak tiga anak ini dengan wajah bahagia.

Setelah memiliki Vespa, Syam kemudian mulai direpotkan dengan urusan-urusan mesin, sebab ada saja masalah yang timbul pada mesin Vespa keluaran tahun 1978 yang baru ia beli. Di sela-sela kesibukan sebagai pengawas proyek bangunan, ia membawa Vespanya ke bengkel.

Kejadia tersebut terus berulang, hingga akhirnya Syam mencoba menangani sendiri masalah mesin, pada beberapa bagian yang masih bisa ia atasi.

Lama-kelamaan, Syam mulai meguasai seluruh bagian mesin Vespa. Satu masalah telah teratasi, masalah lain muncul, tatkala keahlian Syam diketahui oleh teman-teman sesama penggemar vespa. Syam sering dititipi vespa mogok untuk diperbaiki.

Tahun 2003, Syam memutuskan untuk membuka bengekel sendiri di Jalan Tukad Pakerisan Denpasar.

Tahun ini Syam berhasil mengontrak sebidang tanah di Jalan Drupadi, Denpasar. Di atas tanah tersebut, Syam membangun rumah dan bengekel sederhana. Ada kepuasan di hati Syam, karena membuka bengkel Vespa tidak sekedar berorientasi pada keuntungan ekonomi, namun ada yang lebih bernilai yakni terbangunnya suatu relasi sosial yang kuat antar sesama penggemar Vespa.

Syam tidak mematok harga kepada kawan-kawan klubnya. Kadang hanya membeli alat yang diperlukan saja. Biaya service berdasarkan kerelaan bahkan terkadang gratis.

Komunitas vespa terbilang cukup solid. Buktinya, waktu Syam membangun rumah, anggota komunitas Vespa yang tergabung dalam SBI (Scooter Brotherhood Indonesia) berbondong-bondong datang membantu.

Berkat bantuan komunitas, hanya butuh waktu sepuluh hari untuk menyelesaikan sebuah rumah dari pondasi sampai atap.

Bagi Anda yang ingin memiliki Vespa antik, datang ke benkel Syam di Jalan Drupadi No 16D, depan SMAKN 4 Denpasar. Ada beberapa pilihan cara, sebagai alternatif bagi Anda. Pertama, Anda bisa membawa Vespa dalam keadaan mesin mati total.

Untuk menghidupkan kembali mesin mati total, Syam hanya menarik biaya sebesar tujuh ratus ribu rupiah, dengan catatan Anda yang menyediakan alat-alat yang perlu diganti.

Bila Vespa milik Anda ingin tampil lebih keren lagi, Syam juga melayani jasa pengecatan total dengan biaya sebesar satu juta tiga ratus ribu rupiah.

Kedua, Anda yang tidak mau repot dapat memesan langsung Vespa antik yang telah siap pakai dengan harga mulai dari satu juta rupiah sampai puluhan juta. Harga Vespa antik tergantung dari tipe dan umur. Semakin berumur, harga Vespa semakin mahal.

Menurut Syam, bisnis Vespa antik ke depan semakin menjanjikan, sebab pengemar Vespa semakin meningkat jumlahnya dari tahun ke tahun.

“Yah, namanya juga kegemaran, Mas. Orang tidak peduli harga semahal apapun. Semakin banyak permintaan Vespa antik, harga semakin naik karena jumlah Vespa antik yang terbatas. ” kata suami Sumi’ah menjelaskan pada Mudda.

Untuk memenuhi permintaan Vaspa antik, Syam dibantu oleh teman-teman klubnya, berburu “bangkai’ Vespa ke berbagai pelosok. Beberapa waktu yang lalu, Syam baru saja menerima kiriman puluhan “bangkai” Vespa dari Jawa.

Berkat keahliannya, syam merakit kembali dan menghidupkan mesin Vespa yang tertidur selama puluhan tahun. Anda tak perlu khawatir membeli Vespa antik di benkel Syam, karena untuk memberikan kepuasan pada pelanggannya, Syam meberikan garansi service seumur hidup.

(Tulisan dimuat di Majalah Bisnis M&I, Vol. 10 Oct – Nov 2010)

Comments
0 Comments

Terimakasih telah berkomentar di Blog saya. Setiap kata yang sobat tinggalkan adalah jejak pencerahan peradaban. Jabat erat.
EmoticonEmoticon